Jenis bahan-bahan furniture desain interior yang bagus tentu akan memiliki pengaruh pada kualitas furniture yang akan dibuat. Semakin bagus bahan yang digunakan, maka akan semakin bagus juga hasil furniture yang dihasilkan dengan catatan pengolahan bahan baku juga dilakukan dengan tepat. Ada berbagai jenis bahan-bahan furniture desain interior yang bagus yang biasa digunakan oleh desainer dalam membuat berbagai furniture, beberapa diantaranya:
Multipleks atau Plywood
Multipleks atau plywood merupakan jenis papan material furniture yang dibuat dari susunan kayu lapis yang direkatkan lalu dimampatkan dalam tekanan tinggi. Plywood atau multipleks ini merupakan hasil kombinasi dari kulit kayu dan lapisan serat kayu, dimana bagian luarnya lebih kuat dibanding bagian dalamnya.
Baca juga : 6 Desain Kitchen Set Dapur untuk Percantik Ruang Dapur Anda
Kelebihan multipleks sebagai salah satu jenis bahan-bahan furniture desain interior yang bagus adalah lebih kokoh jika digunakan untuk rangka utama dalam pembuatan furniture, lebih kuat pada cuaca dan daya tekuk, serta lebih tahan terhadap air. Akan tetapi multipleks ini juga memiliki kekurangan, diantaranya presisi ketebalan yang kurang baik, permukaan kurang halus, dan sifatnya yang cukup keras hingga sulit untuk digabungkan.
HDF atau High Density Fibreboard
HDF merupakan papan yang dibuat dari campuran antara serbuk halus kayu keras dan kayu lunak. Bahan ini kemudian di hot press dengan menggunakan perekat pada tingkat kepadatan tertentu. Umumnya kayu jenis HDF ini dijual dengan ukuran panjang dan lebar menyerupai triplek.
Sesuai dengan HDF atau High Density Fibreboard ini memiliki tingkat kepadatan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan MDF.
Medium Density Fibreboard (MDF)
MDF merupakan jenis material yang dibuat dari campuran antara serbuk kayu dan serat kayu yang diproses dengan cara dipadatkan pada temperatur dan tekanan tinggi dengan menggunakan bantuan resin. MDF ini juga merupakan salah satu jenis bahan-bahan furniture desain interior yang bagus dan kerap dijadikan sebagai kerangka furniture.
Beberapa kelebihan yang dimiliki MDF diantaranya memiliki permukaan yang lebih halus, harganya yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan plywood, lebih fleksibel, dan memiliki presisi ketebalan yang bagus.
Meski begitu kayu MDF ini kurang tahan terhadap air, lebih gampang patah dan mengandung bahan kimia yang mungkin akan memberikan efek kurang nyaman bagi mereka yang memiliki alergi.
Blockboard
Blockboard terbuat dari susunan balok kayu lunak yang juga mempunyai lapisan multipleks dengan ketebalan 20-30 mm pada bagian tengahnya. Bagian bawah dan atas blockboard dilapisi veneer sehingga menciptakan kesan yang mengkilap dan halus. Kayu ash adalah jenis kayu yang digunakan untuk membuat lapisan multiplek pada blockboard.
Baca juga : Alasan Mengapa Jasa Desain Interior Untuk Kantor Dibutuhkan
Apabila blockboard memiliki lapisan luar yang terbuat dari kayu jati maka akan disebut dengan teakblock. Blockboard ini memiliki karakter kayu yang kaku, sehingga minim resiko pemuaian.
Particle Board
Particle board merupakan papan material kayu yang terbuat dari serbuk gergaji. dalam proses pembuatannya serbuk gergaji ini kemudian dipadatkan melalui proses kimia menggunakan tekanan suhu tinggi. Jika dibandingkan dengan MDF atau plywood, harga particle board memang cenderung lebih murah.
Kelebihan yang dimiliki particle board yaitu memiliki bobot yang lebih ringan, harga yang lebih terjangkau, dan ekonomis. Akan tetapi particle board juga memiliki kekurangan, yaitu lebih sulit untuk proses finishing, tidak tahan terhadap air, mudah keropos, dan juga lebih mudah hancur.
Nah, itu dia beberapa jenis bahan-bahan furniture desain interior yang bagus, kualitas terbaik saat ini masih dipegang oleh plywood.
Article ini telah terbit di Leora.id
